kita tidak dihargai dari beratnya beban yang kita pikul, tapi kita dihargai dari cara-cara kita menyelesaikan beban yang kita pikul........

Sabtu, 22 Januari 2011

aku ini bodoh tapi ingin berubah

Semakin lama aku merasa semakin bodoh, banyak bicara tanpa disertai pengetahuan, sehingga hanya bermain perasaan tanpa dasar ilmunya. Kemarin serasa sudah menguasai semua medan sehingga siap diterjunkan dalam laga, ternyata belum ada apa-apanya, belum cukup untuk bertempur dan berjuang, kalau seperti ini bila diibaratkan dalam medan perang maka hanya akan menyusahkan pasukan lainnya atau bahkan menjadi beban dan akan menjadi martir yang tidak memberikan kontribusi bagi perjuangan. Beruntungnya aku mempunyai kesempatan untuk belajar lebih banyak, mungkin kalau dilihat-lihat seperti anak kecil yang dapat mainan baru atau dapat sesuatu yang baru sehingga sangat menarik perhatiannya. Satu sisi umur sudah semakin bertambah dan waktu semakin berkurang, sedangkan belum ada kontribusi yang kuberikan bagi orang lain. "Haus" kata pak iqbal islami, kata yang sangat dahsyat membangunkan ku dari tidur, ya haus akan ilmu, haus akan membaca. Kunci itu harus dipegang dan digunakan untuk membuka pintu cakrawala pengetahuan. Perlahan tapi pasti ada hal akan kudapatkan dan kuberikan untuk kebaikan bersama, dari dulu ingin sekali berkontribusi bagi sesama, memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain dan diri sendiri. Sehingga keberadaan ku ini ada manfaatnya bukan hanya menjadi manusia pengkritik dan pencela akan sesuatu yang kurasa tidak sesuai dengan ku. Lebih baik di kritik karena melakukan sesuatu daripada mengkritik sesuatu tapi kita tidak melakukan hal yang bermanfaat atas hal tersebut. Walau sifat dasar manusia pada umumnya tidak suka dikritik.

0 komentar: